Selamat datang pembaca
di blog saya ini!

Pembaca hendak

Mblusuk


apa, kemana, dan dimana ya

Candi Klero
RSS 2.0 Flickr Facebook Twitter Yahoo!

Garuda Wisnu Kencana



Patung Wajah Garuda.


Mata air Parahyangan Somaka Giri.


Kolam Lotus, sebuah plaza ditengah bukit kapur.


Miniatur dari Garuda Wisnu Kencana.
Kepinginnya sih, kalau Jakarta punya Dunia Fantasi, maka Bali punya Garuda Wisnu Kencana. Tapi itu baru sebatas rencana saja lho, karena proyeknya hingga saat ini belum selesai. Garuda Wisnu Kencana disebut sebagai Cultural Park, taman budaya, yang (rencananya) bakal termegah se-Asia Tenggara. Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, selanjutnya disingkat GWK, dirancang dan dibangun oleh pematung I Nyoman Nuarta, seorang pematung handal putra bangsa. Taman Budaya GWK menampilkan patung Garuda Wisnu Kencana sebagai obyek utamanya. Patung Garuda Wisnu Kencana direncanakan dibangun setinggi 150 meter dan dibuat dari 4000 ton lebih perunggu dan tembaga. Pembangunan Taman Budaya GWK sendiri sudah mulai dilaksanakan semenjak tahun 1997, dan direncanakan selesai dalam kurun waktu 3 tahun. Akan tetapi karena krisis moneter yang melanda Indonesia pada tahun 1998, membuat proyek ini tersendat-sendat. Patung Garuda Wisnu Kencana sendiri baru terealisasi sebagian, yaitu bagian tubuh atas Wisnu, Wajah Garuda, serta Tangan Wisnu. Yang disebut terakhir, baru saja rampung bulan Januari 2008 silam.


Patung Wisnu.
Klik Untuk Memperbesar.
Walau proyek pembangunan taman masih berlangsung, namun pengunjung tetap diperbolehkan untuk menikmati keindahan taman yang belum sepenuhnya jadi itu. Taman Budaya GWK terletak di Jl. Raya Uluwatu, Kel. Ungasan, Kec. Kuta Selatan, Kab. Badung, Bali. Harga tiketnya lumayan mahal, Rp 20.000 per orang dan retribusi motor Rp 2.000. Tapi tidak apalah harga tiket mahal, asalkan proyek ini cepat selesai dan menjadi ikon baru di Pulau Bali dan juga Indonesia. Fasilitas yang ada di Taman Budaya GWK ini cukup beragam, ada Kolam Lotus, Taman Festival, Amphitheater, Teater Jalan, Aula Eksibisi, Restoran Jendela Bali, dan toko suvenir. Selain itu di Balairung Dewi Sri, pengunjung dapat menonton secara cuma-cuma film pendek yang menceritakan pembangunan Taman Budaya GWK dan juga menikmati informasi seputar Taman Budaya GWK. Taman Budaya ini memiliki beberapa plaza, yaitu tempat lapang di luar ruangan. Salah satu plaza yang menjadi daya tarik utama adalah Plaza Wisnu. Selain karena disana ditempatkan patung tubuh atas Wisnu, disana juga terdapat mata air Parahyangan Somaka Giri, yang dipercaya masyarakat sebagai air suci.
  • Padahal blueprint lokasi ini bagus banget yah?
    Kapan selesainya nih kira-kira dibangunnya?
    Bisa jadi tempat nomor satu di negeri kita ini kan?
    Kalau dananya udah turun semua Pin. Apalagi dollar sekarang Rp 12.000. Bisa 10 tahun lagi baru jadi.
    Samsul ArifinRabu, 01-April-2009, 10:40
  • wew! blognya ahli batu. jadi kayak lagi wisata ke candi-candi :lol:

    maap blom bisa ngasih komen bermutu, sekedar nyambung tali silaturahmi saja mas...
    terima kasih juga udah kemari Mas Stein, ditunggu lho artikel-artikel pria dewasanya, he3. Saya ini tukang cari batu mas, nggak ahli batu lho.
    mas steinRabu, 29-April-2009, 14:02

Nama
E-Mail  
(tidak wajib)
Blog  
(tidak wajib)
Pesan  
(tag HTML yang diijinkan <b>, <i>, <u>)
Kode Verifikasi