Selamat datang pembaca
di blog saya ini!

Pembaca hendak

Mblusuk


apa, kemana, dan dimana ya

Dharmashala
RSS 2.0 Flickr Facebook Twitter Yahoo!

Candi Pringtali


Kecewa? Bukan. Tidak semestinya aku berucap demikian. Mungkin lebih tepatnya disebut, “diluar ekspektasi”. Sebab perjalanan yang kami lakukan pada hari Minggu (27/12/2009) itu sepertinya tak sebanding dengan apa yang ingin kami saksikan.

 


Candi Pringtali
(Klik Untuk Memperbesar)

Biar aku  jelaskan dulu tentang kecamatan Samigaluh di kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta. Samigaluh itu letaknya di atas bukit, tepatnya perbukitan Menoreh. Kontur jalannya menanjak yang bikin sepeda motor sampai batuk-batuk. Kadang malah curam sekali. Intinya perjalanan kesana penuh perjuangan. Terbayang?

 

Tujuannya jelas ke sebuah desa bernama Pringtali. Tujuannya jelas cuma untuk mencari candi. Jaraknya jelas hanya sekitar 40 km atau 1,5 jam perjalanan.

 

Namun yang terjadi adalah kami hanya menemukan benda seperti foto dibawah ini. Yang penduduk sekitar menyebutnya sebagai candi. Namun aku lebih setuju menyebut ini situs. Mudahnya karena ini bukan bangunan besar. Katanya berasal dari abad ke-7 Masehi. Oh ya yang saya sebut kami itu adalah aku, Andreas, Mas Ipuk, dan Agatha.

 


Benda seperti inilah yang kami saksikan di dusun Pringtali.

 

Candi ini pernah disinggung di harian Kompas pada bulan Januari 2009. Tapi dasar akunya yang ndak teliti. Soalnya disana tertulis kalau candi ini terpagari seluas 5 meter persegi dan itu bukan berati sisi-sisinya panjangnya 5 meter. Ya ndak enak juga sama Mas Ipuk, soalnya aku sudah lama pingin ngajak dirinya jalan-jalan dan hari itu dia membawa serta anak bungsunya.

 


Ada ceruk yang dekatnya ada sisa-sisa dupa.

Terlepas dari itu semua, tidak semua orang mau menilik benda purbakala ini. Tidak ada daya tariknya sebagai obyek wisata sejarah. Lagipula jaraknya jauh dan medannya lumayan berat. Alhasil benda-benda purbakala seperti ini menjadi terpinggirkan. Untung saja PemDa Kulon Progo masih mencantumkan Candi Pringtali ini sebagai peninggalan arkeologi di situs mereka.

 

Pembaca punya ide untuk benda semacam ini? Warga masih menggap benda ini keramat, setidaknya suci. Juga seperti pada foto, Candi Pringtali ini terletak dekat tebing yang rawan tanah longsor. Belum lagi ada aturan pemerintah kalau benda purbakala tak boleh dipindah tempat. Nah lho!

  • Hohoho, baru tahu kalo di Samigaluh ada benda purbakalanya. Koreksi juga : setahuku nama pringtali bukanlah nama desa di Samigaluh, mungkin yg kaumaksud dusun.

    salut untuk perjuangannya menempuh terjalnya perjalanan, hehehe, pake apa bisa mpe pringtali? GPS? :D

    Dadi nambah jumlah t4 yg masuk daftar Nglangsir Samigaluh :D
    Nah ini mesti didefinisikan dulu kali kalau kelurahan = desa dan kumpulan RW = dusun. Ke Pringtali pakai motor lah, disambi tanya sana-sini berkali-kali. hahaha
    eMSenin, 28-Desember-2009, 11:07
  • Mungkin makam kuno atau sisa2 altar pemujaan kali. Tapi yg penting km kan udah ikut mempromosikan pariwisata yg gag terkenal2. hehe..
    Katanya sih bentuk seperti itu disebut Ratna Bu Ditta. Tapi yang seperti ini disebut Pariwisata? Apa yang bisa ditonjolkan?
    DittaSenin, 28-Desember-2009, 12:49
  • OOT dulu nih Wij... aku ada kawan yang kayaknya punya kesenangan sama denganmu, suatu saat akan kupertemukan kalian... :)

    Kecil amat ya candi itu ya? Tapi gak jadi soal, toh yang dikejar bukan eksotisme bangunannya, tapi kesejarahannya bukan?
    Sejarahnya saya juga ndak dapet e Uda. Wah masak mesti ngubek-ngubek Balai Arkeologi untuk cari tahu info mengenai candi ini sih? Kawannya Uda itu pria atau wanita? :D
    vizonSenin, 28-Desember-2009, 15:17
  • sekedar mengingatkan anda bahwa informasi baru akan menjadi ilmu bila bersama-sama dengan kebijaksanaan dan pengalaman
    terima kasih mbak.
    suziSenin, 28-Desember-2009, 21:57
  • hasil fotonya mantap
    ngiri dengan kamera DSLRnya :P
    Kamera poket yo isa kayak ngana kok :D
    annosmileSelasa, 29-Desember-2009, 19:08
  • setdah! kecil bener candinya. :mrgreen:

    oh, ya. udah pernah ke situs candi di Palgading
    Sleman belum mas? saya pernah bantu2in anak S2
    akuisisi data buat mengetahui kedalaman candi itu..
    Situs candi di Palgading? dimana itu?
    morishigeSelasa, 29-Desember-2009, 21:00
  • Wah sudah hunting ke candi ini ya, aku kesana tgl 26 desember 2009, pas hujan deras bgt, memang lokasi candi ini sangat jauh sekali dan jalannya naik turun. Di kulon progo masih banyak situs purbakala lho?
    Itu dia, kami kesana sehari setelah mas kesana.
    RafaelRabu, 30-Desember-2009, 12:06
  • candinya kayak miniatur :)
    miniatur rumah-rumahan? :D
    tiaRabu, 30-Desember-2009, 12:57
  • Never seen anything like this. Bukannya Ratna itu hiasan berbentuk permata/kuncup macam di Prambanan, Boko, dan beberapa candi2 hindu lainnya. Ratna itu ciri khas dari candi Hindu. Apa yakin ini candi ya?
    Sepertinya ini candi Hindu mbak, ada lingganya sih...
    DittaRabu, 30-Desember-2009, 20:01
  • Kayak miniatur candi Komplek Candi Penataran......
    Kecil amat, tak terurus [dah biasa] atau emang seperti yang sampeyan katakan kalau itu cuma atapnya dan dibawahnya masih ada tubuh candinya ya?!

    Coba digali aja... :P
    PeinJum'at, 01-Januari-2010, 13:05
  • Kepincut sama tulisan CANDInya, eh ternyata kecil banget. Sama pohon di sebelahnya aja, masih gedean si pohon :)
    hahahaha, memang candinya menipu itu :D
    RySenin, 04-Januari-2010, 18:22
  • Salut ya..saya pernah kedaerah sana untuk melayat,tapi tak perhatian kalau ada candi.emang jauh....
    memang jauh dan medannya berat! :(
    MurwaniJum'at, 15-Januari-2010, 15:36
  • Kalo liat kehidupan di Bali, Gw rasa situs ini emang gak terlalu punya makna sejarah.. mungkin dulunya cuma sebagai tempat ibadah rakyat jelata. kayak dijalan2 di Bali... kalo nilai sejarah gak lebih besar dari nilai saat ini, Gw lebih suka kalo di kandangin ke museum aja.. lebih terjamin perawatannya.
    Benar juga, lebih mirip yang ada di Bali. Tapi berhubung ini benda cagar budaya, jadi ndak boleh dipindah-lokasikan. Katanya kalau memindahkan kena denda maksimal 50 juta.
    Gandi WibowoJum'at, 15-Januari-2010, 23:55

Nama
E-Mail  
(tidak wajib)
Blog  
(tidak wajib)
Pesan  
(tag HTML yang diijinkan <b>, <i>, <u>)
Kode Verifikasi