Pantai Kuwaru Itu Apa?
Kuwaru, terkesan seperti bukan berasal dari perbendaharaan-kata Jawa. Ku-wa-ru, dan bukan Kwa-ru maupun Ku-a-ru. Saat Kuwaru disebut sebagai nama pantai, pikiran langsung menyasar wilayah Gunung Kidul dan Kulon Progo. Namun, mulut seketika melongo, tatkala tahu Pantai Kuwaru letaknya di Kab. Bantul, sederet dengan pantai Samas.
Ada apa di Pantai Kuwaru? Rasa penasaran itulah yang menggiring sahabat SPSS untuk bersepeda kesana pada hari Sabtu (30/01/2010). Rasa penasaran itu makin menjadi-jadi, tatkala tahu berbagai harian kota Jogja mewartakan Pantai Kuwaru sebelum hari keberangkatan kami. Jadi, sebenarnya ada apa sih di Pantai Kuwaru?
Titik Awal:
Kafe Pyramid di Jl. Parangtritis
Titik Tujuan:
Pantai Kuwaru, Kec. Srandakan, Kab. Bantul, DI Yogyakarta
Jarak Tempuh (Waktu Tempuh):
30,3 km (3 jam)
Rute Perjalanan:
Pergi: Titik Awal – Jl. Samas – [Blusukan] – Pantai Kwaru
Medan:
Mayoritas perjalanan pada jalan aspal dengan kontur landai. Sesekali diselingi jalan tanah sebab banyak kawan yang menghendaki rute mblusuk kampung dan sawah. Sebenarnya, jalan menuju Pantai Kuwaru dapat ditempuh melalui jalan aspal dan memakan waktu 2 jam dengan sepeda.
Ternyata Pantai Kuwaru itu seperti ini.
Kolam renang untuk anak-anak dibawah pohon cemara.
Jenis ikan yang dijajakan tak beragam
namun cukup untuk bikin perut wareg.
Apa yang menjadi ciri khas dari Pantai Kuwaru adalah jajaran pohon cemara udang. Adalah dinas pertanian dan kehutanan yang menanamnya di tahun 2003 sebagai pencegah abrasi. Sebab pantai ini disebut-sebut sebagai pantai dengan tingkat abrasi terparah.
Banyaknya pohon cemara udang membuat suasana di Pantai Kuwaru teduh. Namun sayang, di beberapa titik masih ditemukan sejumlah kondom, seperti yang dilansir oleh harian Kompas Jogja (29/01/2010).
Selain itu di pantai ini juga terdapat Tempat Pelelangan Ikan. Sepertinya pantai ini meniru konsep Pantai Depok sebagai pusat kuliner laut. Kami membeli 6 kg ikan cakalang seharga Rp 84.000 dan satu ikan Tuna seharga Rp 20.000. Ikan yang telah dibeli dapat dimasak di warung-warung makan dengan biaya Rp 5.000 hingga Rp 6.000 per kg.
Saat berkeliling seputar Pantai Kuwaru nampak beberapa fasilitas umum tengah dibangun, seperti toilet dan mushalla. Selain itu ada pula kolam renang kecil yang ditujukan bagi anak-anak. Pantai Kuwaru sedang bangkit untuk menjadi pantai pariwisata. Saat ini ada sekitar 8 warung kuliner dan 100 kios kecil. Dipastikan jumlahnya akan bertambah, seiring meningkatnya popularitas Pantai Kuwaru.
Jadi, kapan pembaca mau berwisata di Pantai Kuwaru?
Abrasi parah di Pantai Kuwaru menyebabkan hal seperti ini.
Meong kecil ini diajak gowes juga sampai ke Pantai Kuwaru.
Oh ya, di tengah perjalanan, kami sempat menemukan seekor kucing kecil. Duo penggemar kucing bernama serupa, Mas Dhani dan Mba Dani lah yang menemukannya. Kucing kecil itu terperangkap dibawah tumpukan batu bata dekat sawah. Oleh karenanya, kucing kecil itu kami bawa serta ke Pantai Kuwaru. Kini, kucing itu dipelihara oleh Mas Dhani dan diberi nama Kuwaru.
aku pernah ke pantai ini dua kali. waktu penelitian sma, sama waktu
lebaran kemaren, sehabis naek sepeda sama mas wijna.
oiya.
terima kasih ya sudah mo nemenin jalan2, n naek sepeda.
buwat kadonya sama oleh2nya juga.
dan satu lagi, terima kasih sudah menghapus komentarku. hehe.
aku selalu ingat perkataan mas wijna tentang: peoples come, peoples
stay, and eventually the will go again. and the cycle repeats.
terima kasih kembali sudah berkomentar
tiaMinggu, 07-Februari-2010, 09:08
cuma kondom aja? ndak sekalian gubuk-gubuk kecil gak jelas yang disewakan 5000? (LOL)
Tak ada gubug bergoyang seperti di Pantai Glagah :D
Sebetulnya, hari minggu kemarin (07/02/10), saya akan ke pantai ini bersama wali murid dari sekolah anak. hanya saja, karena saya ada kegiatan lain, maka yang berangkat hanya istri dan anak-anak saya saja. Kata mereka pantai ini lumayan bagus juga, meski masih agak semrawut. Semoga suatu saat saya juga bisa mengunjunginya... :)
Masih semrawut karena masih dalam tahap pengembangan Uda.
vizonSenin, 08-Februari-2010, 07:53
hahahaa... itu kucingnya hebad juga ya. ikutan jalan.
tp saya suka lihat langitnya, awannya itu. biruuuuu.......
Yang jadi tantangan itu adalah gimana ngajak kucing jalan jauh tanpa dia teriak-teriak ngeong :D
zeeSenin, 08-Februari-2010, 08:17
Selama ini takpikir ming samas yg terkenal t4 'gitu-gituan' nyrempet juga ke tanggane tho? Hmm.....
*kenapa kok denger kuwaru pikirane malah kulonpro ro GK, aneh, normalè Bantul ro GK.
**haha, setan berjubah malaikat :p
Kuwaru itu ada hubungannya dengan KulonProgo po?
emSenin, 08-Februari-2010, 16:32
wah..pantainya apik banget
belum pernah kesana nih..
foto2nya bagus..langitnya biruuu...
Langit biru itu ya...
Tuh foto angel nya keren keren sih mas, mantep banget jadi iri hehehehe
Pas lagi motret itu, tiba-tiba dari samping dateng ombak ngguyur saya. Jadilah saya basah kuyup, untung kameranya ndak.
omiyanSelasa, 09-Februari-2010, 14:49
hati-hati itu kucing harus di pelihara dengan baik, jangan sembarangan ambil bukan hak-nya
Saya yakin Mas Dhani adalah penyayang kucing yang baik :)
meongRabu, 10-Februari-2010, 18:44
Boow secara gue gak bisa baca peta atau alamat yah... mau tau dunk.. ini deket ama sadranan ituh bukan?
Iya mbak, deket sama pantai Srandakan, bukan sadranan he.
mas mau gabung dunk, minta info2nya yupz nuwun
Silakan simak beritanya di wall Page SPSS di Facebook
hendraMinggu, 14-Februari-2010, 00:58
Ada denah lokasi? Tanggal 21 Feb, saya & rombongan ingin ke pantai kwaru.
rutenya bisa dilihat di http://maps.google.com/maps/ms?ie=UTF8&hl=en&msa=0&msid=107854412269089127115.00047e4d75ceb6df2e7f4&ll=-7.912353,110.312691&spn=0.18567,0.308647&t=h&z=12
dari Bantul ke arah barat, sampai Srandakan sebelum Jembatan yang konon terpanjang di Jateng, belok kekiri, sebelum Pantai Pandansimo tepatnya di dusun Kuwaru, belok ke kiri, hingga tiba di Pantai Kuwaru. Jangan lupa bawa tikar dan bantal, tempatnya teduh dan silir, nikmat untuk tidur
hohoho, terima kasih atas penjelasan rutenya yang detil :)
ShariSenin, 22-Februari-2010, 19:35
jaln dari ke sleman mw kesana lwat mana y?
lebih mudah ikuti jalan dari Bantul aja
mujaKamis, 25-Februari-2010, 18:31